SOAL UJIAN SEKOLAH (US)
UJIAN SEKOLAH BERBASIS NASIONAL (USBN)
PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN (PKn)
KELAS 9
Assalamu'alaikum Wr. Wb.
Salam Sejahtera selalu....
Salam Berbagi Itu Indah, Memberi Manfaat itu Pahala...
Namun perlu di ingat Soal-saol ini jangan di jadikan sebagai acuan yang mutlak, bagi para siswa khususnya kelas 9 yang akan menghadapi Ujian Sekolah.
Berikut di bawah ini soal-soal Ujian Sekolah (US) atau Sering juga di sebut dengan istilah Ujian Sekolah Berbasis Negara (USBN) dalam bentuk Pilihan Ganda, Pilihan Ganda Komplek dan Essay serta dilengkapi dengan Kunci Jawaban Mata Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan untuk kelas 9.
A. SOAL PILIHAN GANDA
Pilihlah salah satu jawaban yang benar pada salah satu jawaban A, B, C, atau D
1.Pancasila sebagai dasar Negara Indonesia lahir sebagai hasil dari ...
a. Sidang BPUPKI
b. Konversi Meja Bundar
c. Proklamasi Kemerdekaan
d. Gerakan Nasional Indonesia
2. Pancasila diumumkan sebagai dasar negara Indonesia pada tanggal ...
a. 17 Agustus 1945
b. 18 Agustus 1945
c. 1 Juni 1945
d. 22 Juni 1945
3. Badan Penyelidik Usha-Usaha Persiapan Kemerdekaan dalam tugasnya melakukan dua kali sidang. Agenda sidang pertama membahas .....
a. rancangan dasar negara
b. rancangan konstitusional
c. bentuk dan tujuan negara
d. rancangan undang-undang dasar negara
4. Perhatikan dengan ganvar dibawah ini !
Berdasarkan lambang burung garuda tersebut, lambang rantai mempunyai makna ...
a. persatuan Indonesia
b. ketuhanan Yang Maha Esa
c. kemanusiaan yang adil dan beradab
d. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesis
5. Perhatikan pernyataan berikut ini !
1) menetapkan UUD Negara Repudlik Indonesia Tahun 1945
2) membentuk12 departemen
3) memilih presiden dan wakil presiden
4) membentuk badan keamanan rakyat
5) membentuk komite nasional indones
Hasil sidang Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia tanggal 18 Agustus 1945 ditunjukan oleh nomor ...
a. 1), 2), dan 3)
b. 1), 3), dan 5)
c. 2), 3), dan 4)
d. 3), 4), dan 5)
6, Ketua Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia adalah ....
a. Ir. Soekarno
b. Muhamad Yamin
c. Drs. Muahammad Hatta
d. KRT Radjiman Wedyodiningrat
7. Nilai-nilai keadilan di dalam Pancasila memiliki makna ....
a. sama rasa, sama rata, dan sama bahagia
b. yang mampu wajib menjadi donatur
c. kekeluargaan dan kegotongroyongan
d. yang lemah selalu mengharapkan bantuan
8. Menjalankan pemerintah yang bersih tanpa adanya kecurangan seperti korupsi merupakan pengamalan sila ...
a. ketuhanan yang maha esa
b. kemanusiaan yang adil dan beradab
c. persatuan Indonesia
d. keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
9. Pelaksanaan norma hukum bersifat ....
a. universal
b. istimewa
c. subjektif
d. khusus
10. Perhatikan pernyataan berikut ini !
1) tidak meludah disembarang tempat
2) tidak boleh menyakiti hati orang lain
3) memberi atau menerima sesuatu dengan tangan kanan
4) selalu menghargai orang lain
Contoh bentuk norma kesopanan ditunjukan pada nomor ...
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 3)
c. 2) dan 3)
d. 2) dan 4)
11. Faktor penyebab keberagaman budaya di Indonesia yaitu ....
a. mata pencaharian
b. keturunan
c. suku bangsa
d. penyebab budaya
12. Suku bangsa sering disebut juga dengan istilah ....
a. ras
b. etnik
c. komunitas
d. masyarakat
13. Bentuk negara Indonesia aebGi NKRI diatur pada pasal ........ UUD 1945.
a. pasal 1 ayat (1)
b. pasal 1 ayat (2)
c. pasal 1 ayat (3)
d. pasal 2 ayat (1)
14. Wilayah NKRI adalah sebuah negara kepulauan yang berciri Nusantara dengan wilayah yang batas-batas dan hak-haknya ditetapkan dengan Undang-Undang merupakan Pasal ........ UUD 1945.
a. 24
b. 25 A
c. 25 B
d. 25 C
15. Dasar Pancasila mengandung intisari nilai-nilai yang dianut oleh bangsa Indonesia. Hal ini menunjukan bahwa Pancasila menjadi suatu bangsa yang mempunyai kedudukan sebagai ....
a. dasar hukum
b. pedoman hidup
c. perjanjian luhur
d. pandangan hidup
16. Dibawah ini yang termasuk fungsi Pancasila sebagai dasar negara yaitu ....
a. sebagai dasar dalam pergaulan hidup masyarakat
b. sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia
c. sebagai kepribadian bangsa Indonesia
d. sebagai dasar dan sumber hukum nasional
17. Patriotisme merupakan sikap yang mendukung Pancasila. Ciri sikap patriotisme adalah ....
a. berjiwa pemberani dan tak kenal menyerah
b. bertanggung jawab
c. gotong royong
d. toleransi
18. Naskah tertulis dan merupakan peraturan tertinggi yang bersifat fundamentak dalam suatu negara adalah ....
a. udang-undang
b. peraturan pemerintah
c. Undang-Undang Dasar 1945
d. ketetapan MPR
19. Pasal 32 ayat (1) UUD 1945 menjamin hak setiap individu dalam ....
a. kebebasan memelihara dan mengembangkan nilai-nilai budaya
b. menggunakan bahasa Indonesia
c. menjalankan kehidupan sesuai adat yang berlaku di sekitar
d. mengmbangkan industri parawisata
20. Sikap positif yang perlu dikembangkan warga negara sebagai implementasi nilai-nilai Pancasila adalah sebagai berikut, kecuali ....
a. berpartisipasi dalam rangka pelaksanaan pembangunan nasional
b. memajukan kesejahteraan umum serta mencerdaskan kehidupan bangsa
c. mengembangkan prinsip toleransi, bekerjasama dalam setiap perikehidupan
d. bersikap terbuka terhadap perubahan yang berdampak pada kemaslahatan bangsa
21. Perhatikan pernyataan berikut ini !
1) cinta akan kemajuan dan pembangunan
2) pimpinan kerakyatan adalah hikmat kebijaksanaan yang landasi akal sehat
3) keseimbangan anrara hak dan kewajiban, serta menghormat iorang lain
4) musyawarah untuk mufakat dicapai dalam permusyawaratan wakil-wakil rakyat
Berdasarkan pernyataan di atas, yang merupakan implementasi dari nilai kerakyatan ditunjukan oleh nomor ...
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 3)
c. 1) dan 4)
d. 2) dan 4)
22. Kewajiban warga negara dalam usaha nela negara diatur dalam UUD 1945 pasal ....
a. 27 ayat 1
b. 27 ayat 3
c. 23 A
d. 30 ayat 1
23. Salah satu ciri dari negara demokrasi adalah ...
a. adanya kebebasan untuk berekspresi
b. adanya kebebasan untuk bekerja
c. adanya peradilan yang modern
d. pemerintahan yang berwibawa
24. Dampak positif parawisata budaya terhadap perekonomian masyarakat adalah ...
a. pertukaran kebudayaan
b. meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui parawisata budaya
c. ikut menjaga dan melestarikan kebudayaan
d. meningkatkan kualitas sumber daya manusia
25. Pada hakikatnya, arti persaruan dan kesatuan merupakan bersatunya berbagai bangsa yang mendiami Indonesia menjadi satu ....
a. kebulatan yang utuh
b. kesetaraan golongan
c. keharmonisan yang sederajat
d. persamaan harkat dan martabat
II. PILIHAN GANDA KMPLEKS/BS/URAIAN SINGKAT
Beri tanda silang (x) dua atau tiga pilihan jawaban yang tepat, pada huruf A, B, C, atau D!
Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 26-28 !
Suku badui merupakan suku yang hidup dialam pegunungan Kendeng., Kabupaten Lebak Bantern. Warga suku badui hidup berdampingan dan bergantung pada alam sekitar dan menjadikan suku badui tidak mengirimkan anak-anaknya untuk bersekolah dan menuntut ilmu layaknya masyarakat pada umumnya. Suku badui terbagi menjadi beberapa kelompok yaitu badui dalam dan badui luar. Perbedaan antara keduanya adalah terletak pada tata cara menjalankan atuaran adat atau yang dikenal pikukuh,
Suku badui dalam masih memegang teguh aturan adat dan menjalankan dengan baik, suku badui dalam memakai ikat kepala berwarna putih, sementara suku badui luar sudah terpengaruh pola hidup masyarakat modern jaman sekarang, dan badui luar memakai baju berwarna hitam. Suku badui luar, suku badai dalam dengan pikukuh yang masih ketat melarang handphone dan elektronik lainnya, secara keseluruhan masyarakat badui dalam masih memilih hidup tanpa listrik, alas kaki dan juga tetap berjalan kaki.
Mata pencaharian dari suku ini adalah bertani dan berladang. Orang badui dalam juga sering pergi ke kota besar seperti Serang, Jakarta atau Bogor untuk menjual madu dan hasil alam lainnya. Untuk menjada kelestarian alam, masyarakat badui juga membangun rumah dengan menggunakan pondasi dari bahan batu kali. Hal ini dilakukan tanpa adanya galian tanah. Jadi tidak heran jika tekstur tanah di pemukiman suku ini masih terlihat bergelombang dan alami serta tidak longsor. Bahkan dalam rangka mewujudkan cita-cita melestarikan dan hidup berdampingan dengan alam adalah ketentuan adat suku badui dalam yang disebut Pu'ung yang melarang jual beli tanah kepemilikan adat.
26. Perhatikan hal berikut !
1) Badui dalam
2) Badui inti
3) Badui luar
4) Badui modern
5) Badui kuno
Berikut ini yang merupakan pembagian klasifikasi suku badui ditunjukan nomor ....
a. 1)
b. 2)
c. 3)
d. 4)
27. Tulis "Benar (B)" atau "Salah (S)" untuk setiap pernyataan yang sesuai stimulus diatas!
Tulislah jawaban dengan singkat dan jelas!
28. Suku badui termasuk keragaman Indonesia dalam hal ? Jawaban : Budaya
Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 29-31 !
Komunitas adat suku Kajang di Sulawesi Selatan memiliki komitmen teguh dalam menjaga hutan. Masyarakat suku Kajang dalam menjaga dan mempertahankan ekosistem hutan tetap lestari. Dari laporan wartawan Peter Yeung (The Washington Post), disampaikan bahwa tindakan yang dilakukan oleh komunitas suku Kajang menjadi salah satu bagian penting untuk melindungi hutan hujan dunia. Hal ini dikarenakan saat ini deforestasi (penebangan hutan) sudah ada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Suku Kajang memperlakukan hutan sebagai salah satu contoh peran dalam menjaga lingkungan ditingkat komunitas. Tindakan yang dilakukan masyarakat suku Kajang berkontribusi pada terjaganya hutan yang tidak hanya bermanfaat bagi Indonesia, tetapi juga dunia.
29. Dari stimulus teks diatas, komunitas Suku Kajang ada di Provinsi ...
a. Sulawesi Tengah
b. Sulawesi Selatan
c. Sulawesi Barat
d. Sulawesi Utara
30. Tulis "Benar (B)" atau "Salah (S)" untuk setiap pernyataan yang sesuai stimulus diatas!
Tulislah jawaban dengan singkat dan jelas!
31. Tindakan yang dilakukan oleh komunitas suku Kajang menjadi salah satu bagian penting untuk melindungi hutan hujan dunia. Hal ini dikarenakan saat ini deforestasi (penebangan hutan) sudah pada tindkat yang mengkhawatirkan. Laporan ini menurut ? Jawaban : Laporan lingkungan atau laporan kehutanan
Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 32-34 !
Dalam kehidupan sehari-hari, norma penting untuk terciptanya lingkungan yang aman dan tertib. Tanpa adanya norma, akan terjadi kekacauan, keributan, kericuhan di dalam masyarakat. Setiap perbuatan yang melanggar aturan atau norma pasti memiliki akibatnya sendiri. Norma sangan erat kaitannya dengan aturan yang berlaku di masyarakat. Aturan-aturan tersebut mengatur tentang tingkah laku manusia di masyarakat tertentu.
Walaupun demikian, masih ada pelanggaran norma yang sering terjadi di masyarakat. Seperti yang kita ketahui, jika melanggar norma maka akan diberikan sanksi atau hukuman tertentu. Berikut beberapa akibat melanggar norma.
Pelaku pelanggaran norma dapat dikenakan sanksi berupa hukuman fisik dan denda.
32. Setujukan kamu dengan pernyataan tersebut ?
a. Setuju
b. tidak setuju
c. ragu-ragu
d. semua benar
33. Tulis "Benar (B)" atau "Salah (S)" untuk setiap pernyataan yang sesuai stimulus diatas!
34. Setiap perubahan yang melanggar aturan atau norma pasti ada akibatnya, setujukah kamu dengan pernyataan ? Jawaban : Setuju
Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 35-37 !
Anggota Panitia Kecil adalah Ir. Soekarno sebagai ketua, Drs. Moh. Hatta, Sutardjo Kartohadikusuma, Wahid Hasyim, Ki Bagus Hadikusumo, Otto Iskandardinata, Mu. Yamin, dan A.A Maramis. Tugas panitia kecil adalah menampung saran-saran, usul-usul, dan konsepsi para anggota BPUPKI untuk dibahas pada bulan Juli 1945. Panitia kecil mendapat kewajiban menggolong-golongkan dan memeriksa catatan-catatan yang tertulis. Anggota panitia kecil dan tugasnya juga dilaporkan Soekarno pada rapat besar BPUPKI tanggal 10 Juli 1945.
Panitia kecil ini dikenal juga dengan sebutan Panitia Delapan. Panitia kecil mengambil prakarsa untuk mengadakan pertemuan dengan 38 anggota BPUPKI pada tanggal 22 Juni 1945. Pertemuan tersebut menampung suara dan usul lisan anggota BPUPKI.
35. Dibawah ini manakah yang tergabung kedalam anggota Panitia Delapan !
a. Sayuti Malik
b. Otto Iskandardinata
c. Ki Bagus Hadikusumo
d. Sutardjo Kartohadikusumo
Tulislah jawaban dengan singkat dan jelas!
37. Berapa jumlah panitia kecil ? Jawaban : 8 (Delapan)
Bacalah teks berikut untuk menjawab pertanyaan nomor 38-40 !
Kemerdekaan Indonesia merupakan momentum pentin bagi Indonesia karena telah berakhirnya masa penjajahan, berakhirnya masa penderitaan rakyat, dan merupakan lahirnya kembali NKRI. Tidak mudah untuk mendapatkan kemerdekaan. Para pahlawan harus mengorbankan jiwa dan raga untuk membela tanah air dan mendapatkan kemerdekaan.
Setiap warga negara Indonesia berhak dan wajib ikut serta dalam usaha mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Hak dan kewajiban rersebut tidak hanya tertuang dalam pasal-pasal UUD 1945, tetapi harus tercermin disetiap perilaku warganya. Dengan melestarikan budaya milik kita sendiri, maka budaya itu akan bertahan dan tetap menjadi identitas suku. Selain itu, budaya juga bisa menjadi warisan leluhur untuk belajardan memahami berbagai makna hidup.
Untuk mencapai kemerdekaan saat ini, leluhur kita berjuang untuk mengusir penjajah yang menguasi indonesia. Dengan mengetahui sejarah indonesia dan perjuangan leluhur untuk mencapai kemerdekaan, maka hal ini akan membuat kita lebih menghargai berbagai upaya yang sudah dilakukan. Hasilnya, generasi kita akan menjadi lebih menghargai kemerdekaan yang sudah didapatkan dan berusaha untuk selalu mempertahankan kemerdekaan yang sudah diraih sekarang.
38. Kemerdekaan Indonesia berarti telah berakhirnya masa ....
a. penjajahan
b. Orde Baru
c. refornasi
d. kejayaan
39. Tulis "Benar (B)" atau "Salah (S)" untuk setiap pernyataan yang sesuai stimulus diatas!
40. Mempelajari sejarah dapat meningkatkan rasa ..... terhadap pahlawan.
Jawaban : rasa hormat (Menghargai)
III. SOAL ESSAY URAIAN
Jawablah soal uraian di bawah ini dengan tepat !
41. Menurut Parwati Wahjomo (2016), kearifan lokal memiliki makna tertentu dalam kehidupan masyarakat. Analisislah pengertian kearifan lokal tersebut, kemudian jelaskan bagaimana peran kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan sosial dan budaya di tengah perkembangan zaman modern ! Sertakan contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari !
42. Dalam kehidupan masyarakat modern yang semakin individualis, nilai-nilai dalam filosofi Tri Hita Karana seringkali mulai diabaikan. Jelaskan tiga komponen utama dalam Tri Hita Karana, kemudian analisis bagaimana ketiga komponen tersebut dapat diterapkan untuk mengatasi masalah sosial dan lingkungan di sekitar anda !
43. Tuliskan contoh perilaku yang menerapkan nilai-nilai Pancasila dilingkungan sekolah !
44. Di lingkungan tempat tinggalmu sering terjadi kegiatan kerja bakti, tetapi masih ada warga yang tidak ikut serta. Analisislah bagaimana hubungan antara hak dan kewajiban dalam situasi tersebut, serta berikan contoh sikap yang seharusnya dilakukan warga !
45. Dalam kehidupan sehari-hari di sekolah, sering terlihat siswa bekerja sama dalam kelompok. Jelaskan perbedaan maksa persatuan dan kesatuan berdasarkan contoh tersebut, serta berikan analisis mengapa keduanya penting untuk menjaga keharmonisan !
JAWABAN ESSAY URAIAN
41. Peran kearifan lokal dalam menjaga keseimbangan sosial dan budaya di era modern:
1. Menjaga persatuan dan kerukunan masyarakat
2. Melestarikan adat istiadat dan budaya daerah
3. Menjadi pedoman dalam menjaga lingkungan dan memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana
4. Menyaring pengaruh budaya asing agar tidak menghilangkan jati diri bangsa
Contoh konkret dalam kehidupan sehari-hari:
- Melaksanakan gotong royong membersihkan lingkungan bersama warga
- Masyarakat adat menjaga hutan dengan aturan adat sehingga kelestarian alam tetap terpelihara
- Mengikuti upacara adat dan melestarikan kesenian daerah seperti tari tradisional atau batik
42. Tri Hita Karana dapat menjadi pedoman dalam mengatasi masalah sosial dan lingkungan dengan mendorong nilai-nilai keimanan, kerja sama, dan keseimbangan. Dengan menerapkan prinsip ini, masyarakat modern dapat mengurangi dampak individualisme dan menjaga harmoni antarmanusia serta lingkungan.
43. Contoh Perilaku yang Menerapkan Nilai-nilai
Pancasila di Lingkungan Sekolah:
1. Nilai Ketuhanan Yang Maha Esa; Contoh: Siswa dan guru berdoa sebelum memulai kegiatan belajar mengajar,
serta menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekolah sebagai bentuk rasa
syukur.
2. Nilai Kemanusiaan yang Adil dan Beradab; Contoh: Siswa saling
menghormati dan menghargai perbedaan latar belakang, agama, atau budaya teman
sekelas. Tidak merendahkan atau menghina orang lain.
3. Nilai Persatuan Indonesia; Contoh: Siswa dari berbagai
daerah dan suku berpartisipasi aktif dalam kegiatan sekolah, seperti lomba
budaya, serta saling mendukung dalam belajar dan berprestasi.
4. Nilai Kebangsaan
yang Berkeadilan; Contoh: Siswa mematuhi
aturan sekolah, tidak menyalahgunakan kekuasaan, dan menjunjung tinggi hak dan
kewajiban setiap individu.
Nilai
Kesejahteraan Sosial 5. Nilai Kesejahteraan Sosial: Contoh: Siswa dan guru
saling membantu dalam kegiatan ekstrakurikuler, seperti bakti sosial, gotong
royong membersihkan lingkungan sekolah, atau membantu teman yang kesulitan
belajar.
6. Nilai Demokratis; Contoh: Siswa mengikuti
pemilihan ketua OSIS secara demokratis, serta menghargai hasil keputusan yang
diambil melalui musyawarah.
44. Analisis Hubungan Antara Hak dan Kewajiban
dalam Kegiatan Kerja Bakti:
Kegiatan kerja bakti adalah bentuk kewajiban warga
dalam menjaga kebersihan dan kesejahteraan lingkungan. Namun, tidak semua warga
mengikuti kegiatan tersebut. Dalam situasi ini, terdapat hubungan antara hak dan kewajiban sebagai berikut:
1. Kewajiban ; Setiap warga memiliki kewajiban untuk
berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti, karena kebersihan lingkungan adalah
tanggung jawab bersama. Kewajiban ini juga mencakup lingkungan yang bersih dan
nyaman
2. Hak: Warga berhak untuk hidup dalam lingkungan yang
bersih dan sehat. Namun, hak ini
tidak bisa diperpa kewajiban untuk
menjaga kebersihan lingkungan
Contoh Sikap yang Sehar Warga:
a. Ikut serta dalam kegiatan kerja bakti
b. Menghargai usaha orang lain
c. Mengajak warga lain untuk ikut
d. Menggunakan hak untuk memberikan masukan
45. Persatuan dan kesatuan adalah dua konsep yang saling melengkapi. Persatuan memungkinkan perbedaan tetap dihargai, sementara kesatuan memastikan keterpaduan dalam tujuan dan cara kerja. Keduanya penting untuk menjaga keharmonisan dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam lingkungan sekolah, karena memungkinkan siswa belajar untuk hidup berdampingan, saling menghargai, dan bekerja sama dengan baik.
Demikianlah contoh soal-soal Ujian Sekolah (US) atau Sering juga di sebut dengan istilah Ujian Sekolah Berbasis Nasional (USBN) yang bisa saya bagikan pada artikel kali ini, semoga dapat bermanfaat buat sahabat blogger semua, khusus bagi para siswa kelas 9.
Semoga diberi kemudahan dalam mengerjakan soal dan Lulus. Aamiin......
Salamu'alaikum Wr. Wb.
Sumber :
- MGMP PKn Kab. Serang
- Tim Pengembang MGMP Dispendik Kab. Serang
- Pemerintah Kabupaten Serang
0 Komentar